Monday, November 5, 2012

Tanggung Jawab Menegur

Whatsapp Yemayo-AEC: 0812-8985-9968

     Ruangan kelas terasa sunyi saat anak-anak mulai sibuk mengerjakan soal-soal yang berada dihadapan mereka. Saya tetap tenang memperhatikan mereka satu per satu. Jika ada yang mulai duduknya tidak tegak, memiringkan  badannya atau menaruh kepalanya di kursi, saya segera mendekati dan memberi isyarat untuk mereka mulai duduk dengan tegak dan fokus dengan materi tertulis yang sedang dikerjakan.

      Saat itu ada sesorang anak yang bernama Caca berusia 12 tahun  melihat ke arah saya dan mengerutu. Melihat hal itu saya bertanya, ada apa Caca?
“Coach, kok  soalnya banyak banget sih?” Tanya Caca kemudian. Saya  hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Caca.
“Soalnya dikurangi dong coach.. Banyak sekali ini!” Kata Caca dengan suara yang agak keras. Saya memperhatikan teman-teman Caca yang lain mereka tetap dengan fokus mengerjakan soal-soal tersebut.
Caca, coba Caca lihat teman-teman Caca, adakah diantara mereka yang mengeluh?” Tanya saya padanya. Caca kemudian memalingkan wajahnya ke arah teman-temannya dan kemudian melihat pada saya kembali kemudian ia terdiam dan menundukkan kepalanya mengerjakan soal-soalnya kembali.
Caca..kata saya kemudian. Caca belum menjawab pertanyaan coach.” Kata saya menghampiri Caca.
Iya, saya kerjakan soalnya coach !” Jawabnya tidak menatap wajah saya.

     Beberapa minggu setelah kejadian itu, Caca tidak hadir, mungkin ia kesal akan kejadian itu. Pada murid-murid yang besar, memang sering terjadi mereka marah jika ditegur. Tapi bagaimanapun, teguran itu tetap wajib diberikan pada tempatnya.

Suatu pagi, setelah 3 pertemuan tidak hadir, Caca tampak turun dari mobilnya.
Caca sudah masuk hari ini. Dari kejauhan saya melihat tingkah Caca sopan sekali karena Caca sempat menyapa para coach yang ada di depan dengan orangtua murid.
Hai, coach Angel.” Sapa Caca.
Hallo Caca, apa kabar ?” Kata saya sambil mendekatinya.
 “Oh ya, coach, saya hanya bawa PR terakhir dimana saya masuk dan saya tidak ada PR yang baru. Kemarin coach Angel memberi materi apa ya untuk teman-teman dan sudah sampai dimana ya, coach?” Tanya Caca serius.
OK, Caca, mari masuk kelas, coach Angel akan memberi penjelasan untuk materi-materi yang sempat tidak Caca ikuti beberapa minggu ini.” Jawab saya seraya meminta murid yang lain juga masuk kelas.

Jika boleh memilih, tentu  sebagai pelatih, saya ingin selalu hanya bersikap baik saja pada murid latih, bahkan sungguh saya tidak ingin menyulitkan mereka. Tetapi bagaimanapun, saya wajib untuk secara konsisten memberi pengarahan untuk pembentukkan pola pikir positif dan menanamkan disiplin bagi mereka semua. Tidak setiap saat kami mendapat senyuman ramah dari murid. Tetapi apa yang kami tanamkan ini memang memerlukan waktu untuk menuai hasil yang baik.

 Tulisan: Coach Angel Siahaya SH


Yemayo's Bulletin: Edisi November 2012

Daftar Isi:

- Salam dari kami...
- Info Tetap
- Tulisan Coach: Ketika Dua Kali Ia Menjawab Saya...
- Tokoh Inspirasi Dunia: Louis Pasteur
- www.juniory-pre-school.blogspot.com: Pakai Waktu Secara Optimal
- Testimoni dan Harapan Orangtua
- Twitter Keluarga
- Pesan Coach: Tak Peduli Seberapa Pandainya Engkau... Tetaplah selalu hormati orangtuamu
- www.yacintasenduk.blogspot.com: Tidak Usah Memuji Masakan Mama
- Team
- Gambar motivasional
- Putra-putri Yemayo AEC mengisi acara "Travel Fair" di Metro Broadway, Pantai Indah Kapuk
- Ruang Bertanya & Curhat: Catatan Ibu
- Ketika kejujuran harus diutarakan
- Ibuku melarang aku sekolah, Pak.
- Seminar
- Informasi
- Pick Up Point
- www.sepuluhtempatlebih.blogspot.com
- Aneka Ragam Makanan

What's App: 0812.1355.1870

Dengan semua usaha dan perjuangan staff Yemayo AEC secara nyata dan sangat jauh dari bilangan mudah, kami boleh berbangga mengatakan bahwa kami memang berbeda karena kami berkualitas!

Nomor Telephone pusat Yemayo AEC sekarang adalah: 0851.086.50001
What's App: 0812.1355.1870
Pin BB: 2736346A
Line: yemayo_aec_jakarta (BUKAN yemayo_aec)